Harga Tanah di Bogor Permeter Mengalami Kenaikan

PERUMAHAN SYARIAH : Lembaga Riset Properti mengungkapkan harga tanah di bogor permeter terbilang tinggi, Bogor merupakan kawasan favorit masyarakat untuk membeli rumah. Pasalnya, harga tanah di Bogor dari tahun ketahun mengalami kenaikan yang signifikan.

Harga Tanah di bogor

Saat ini tren pembelian rumah dari sisi lokasi telah bergeser dari kawasan Tangsel ke Bogor. Satu sampai dua tahun lalu, masyarakat kalangan menengah ke atas menjadikan Tangsel sebagai wilayah favorit membeli rumah. Tapi saat ini, pindah ke kawasan Bogor.

Peralihan tersebut, kata dia, disebabkan harga tanah di Tangsel semakin merangkak naik seiring pembangunan infrastruktur atau aksesibilitas menuju beberapa distrik perumahan, seperti Alam Sutera, Bintaro Jaya, BSD City dan sebagainya.

Berdasarkan hasil risetnya harga tanah di Bogor rata-rata sekitar Rp 3,9 juta per meter persegi, Bukit Golf Riverside sekitar Rp 1,6-3 juta per meter persegi. Di Bogor juga banyak bermunculan produk perumahan dan kavling yang cukup menarik, di samping harganya yang masih murah. diantaranya Kavling Perkebunan Kampung Quran MataQu dan Kavling Buah Lantaburo

Menurut kinerja masing-masing perumahan, pasar perumahan di Bogor mengalami kenaikan penjualannya hingga 30 unit perbulannya dibanding semester sebelumnya.

Lihat saja, harga tanah di seputar Jalan Raya Baru yang menghubungkan Jalan Raya Bogor hingga Simpang Yasmin. Kenaikan harga begitu terasa. Ambil contoh, di daerah zona satu, yakni daerah sekitar pinggir jalan, harga pasar tanah dengan status sertifikat hak milik sebesar Rp 3 juta per meter persegi (m²). Adapun harga tanah dengan status tanah girik Rp 2,4 juta per m². “Rata-rata, pemilik tanah buka harga di Rp 3 juta,”

Seperti diketahui juga salah satu wilayah yang dilewati Jalur Puncak II antara lain Babakan Madang (Kab. Bogor), Hambalang (Kab. Bogor), Sukamakmur (Kab.Bogor), Pacet Istana Cipanas (Kab. Cianjur).

Dampak pembangunan jalan baru ini diprediksi menganggat sektor properti di kawasan yang dilalui jalur Puncak II, termasuk di kawasan Sentul yang sudah banyak dimasuki pengembang besar, harga tanahnya relatif jauh lebih mahal. Saat ini sangat tepat bagi masyarakat yang ingin investasi di bidang properti di kawasan Bogor.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *